RIZZ MARKETPLACE logoRIZZ MARKETPLACE
Kembali ke Blog
Teknologi
6 min read

Biaya QRIS per Transaksi: Hitungan Lengkap untuk Pemilik Toko

Berapa biaya QRIS per transaksi? Bedah lengkap MDR 0,3% sampai 0,7%, contoh hitungan nyata, dan cara menekan biaya agar margin bisnis tetap tebal.

Ilustrasi biaya QRIS per transaksi untuk UMKM
RZ

Ditulis oleh RIZZ MARKETPLACE

24 Agustus 2026

Biaya QRIS per transaksi saat ini berkisar 0,3% untuk transaksi di bawah Rp 500 ribu dan 0,7% untuk nominal di atasnya, sesuai regulasi Bank Indonesia tentang Merchant Discount Rate (MDR). Artinya untuk setiap pembayaran Rp 10.000 lewat QRIS, Anda hanya kehilangan sekitar Rp 30.

Angka itu terlihat kecil, tetapi bagi pemilik toko produk digital yang transaksinya ratusan kali sehari, biaya ini perlu dipahami dengan benar supaya penentuan harga jual tetap untung. Artikel ini membedah komponen biaya QRIS, memberikan contoh hitungan nyata untuk berbagai skala usaha, dan tips menekan biaya tanpa mengurangi kenyamanan pelanggan.

Komponen Biaya QRIS yang Perlu Anda Tahu

Setiap pembayaran QRIS yang masuk ke rekening Anda tidak 100% utuh. Ada potongan MDR yang dibagi antara pihak-pihak di balik layar:

  • Penerbit aplikasi pembayaran (GoPay, OVO, DANA, m-banking bank) mendapat bagian dari MDR.
  • Penyelenggara infrastruktur (GIERS/GPN) mengambil porsi kecil.
  • Sisanya masuk ke bank atau payment gateway tempat merchant Anda terdaftar.

Sejak Juli 2025, Bank Indonesia dan asosiasi industri menyepakati penyesuaian bertahap menuju MDR baru. Untuk UMKM kategori tertentu masih ada insentif MDR 0% sementara pada beberapa kanal, namun standar pasar untuk merchant umum adalah 0,3% hingga 0,7%. Pastikan Anda selalu cek skema terbaru di penyedia pembayaran yang Anda pakai.

Contoh Hitungan Biaya QRIS Nyata

Toko Kecil: 30 Transaksi per Hari

Misalkan toko Anda melayani 30 transaksi harian dengan rata-rata Rp 15.000 per transaksi:

  • Omzet harian: Rp 450.000.
  • Biaya MDR 0,3%: Rp 1.350 per hari.
  • Biaya per bulan (30 hari): sekitar Rp 40.500.

Dengan omzet bulanan Rp 13,5 juta, biaya QRIS kurang dari setengah persen. Bandingkan dengan biaya operasional lain seperti kuota internet atau listrik, QRIS termasuk sangat murah untuk kemudahan yang diberikan.

Toko Menengah: 100 Transaksi per Hari

Rata-rata transaksi Rp 20.000 dengan volume 100 order per hari:

  • Omzet harian: Rp 2.000.000.
  • Biaya MDR 0,3%: Rp 6.000 per hari.
  • Biaya per bulan: sekitar Rp 180.000.

Masih sangat wajar dibanding harus bayar gaji admin untuk konfirmasi transfer manual yang rawan salah dan lambat.

Apakah Biaya QRIS Menggerus Margin Bisnis Top Up?

Margin bisnis top up game umumnya 5-15% per transaksi. Dengan MDR 0,3%, efektif Anda kehilangan sekitar 2-6% dari total margin. Ini masih jauh lebih murah daripada risiko kerugian akibat pembayaran manual:

  • Salah kirim saldo karena salah baca bukti transfer.
  • Pelanggan nakal yang edit bukti bayar.
  • Waktu admin yang habis hanya untuk cek pembayaran satu per satu.

Kalau mau melihat apakah margin Anda masih sehat setelah dipotong biaya QRIS, simulasi langsung di kalkulator profit. Masukkan harga beli supplier, harga jual, dan estimasi transaksi; hasilnya menunjukkan profit bersih dalam beberapa detik.

Cara Menekan Biaya Pembayaran Tanpa Merugikan Pelanggan

  1. 1Dorong nominal transaksi lebih besar per order. Karena MDR persentase, strateginya bukan menghindari QRIS melainkan menaikkan nilai keranjang, misalnya lewat bundling produk atau paket voucher.
  2. 2Gunakan platform yang sudah terintegrasi gateway dengan tarif kompetitif. Payment gateway seperti Tripay, Xendit, atau Midtrans punya skema fee berbeda-beda per kanal, jadi bandingkan dulu.
  3. 3Pantau update regulasi MDR. Ketentuan BI bisa berubah, termasuk keringanan untuk UMKM. Ikuti pengumuman resmi penyedia pembayaran Anda.
  4. 4Hitung biaya ke dalam harga jual sejak awal. Selisih 0,3% lebih baik diserap lewat strategi markup daripada diketahui belakangan setelah margin tipis.

QRIS vs Metode Pembayaran Lain

Untuk toko digital, QRIS unggul dalam penerimaan karena satu kode bisa dibayar dari semua e-wallet dan mobile banking. Virtual account biasanya punya fee flat per transaksi yang lebih mahal untuk nominal kecil, sedangkan retensi kartu kredit bisa mencapai 2%. Kombinasi ideal untuk toko top up adalah QRIS sebagai kanal utama plus minimal satu e-wallet direct sebagai cadangan.

Panduan teknis implementasinya bisa Anda baca di artikel pembayaran online dengan QRIS dan langkah pendaftarannya di cara daftar QRIS untuk toko online.

Kesimpulan

Biaya QRIS per transaksi 0,3-0,7% adalah harga kecil untuk kemampuan menerima pembayaran otomatis 24 jam dari semua dompet digital di Indonesia. Dengan menghitung MDR ke dalam strategi harga sejak awal dan memakai sistem toko yang terintegrasi pembayaran otomatis, biaya ini tidak akan menggerus profit secara berarti.

Ingin membangun toko yang QRIS-nya sudah terpasang sejak hari pertama? Lihat paket platform RIZZ MARKETPLACE atau pelajari seluruh materi dasarnya di pusat panduan.

Tags
qrispayment gatewaybiaya transaksi